Kamis, 17 Februari 2011

How about BB?


Blackberry, smart phone yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi di kehidupan remaja seumuran kita.
Kira-kira gimana ya nasib BB di masa mendatang, nah coba perhatikan komentar BB user berikut

Ada Dini, salah seorang Smalane yang baru saja pindah dari Banjarmasin. Dini yang sudah menggunakan BB dari kelas 1 SMA ini merasa BB akan semakin berkembang untuk kepentingan social networking. Dia sendiri merasa semakin membutuhkan BB semenjak pindah ke Surabaya, untuk berkomunikasi dengan teman-temannya yang banyak menggunakan BBM. Apalagi menurutnya pengguna BB akan semakin banyak. Tetapi Dini sendiri menyarankan iphone untuk smartphone yang selalu berkembang dan mempunyai aplikasi yang bagus.

Ada juga Wika, yang notabene salah satu pemilik blog Future Matter ini. Walaupun Wika seorang BlackBerry user, dia sendiri berpendapat BB itu sebenarnya tidak baik untuk kesehatan karena radiasinya yang tinggi, selain itu juga menimbulkan kecanduan bagi para penggunanya. Disisi lain, Wika berpendapat bahwa harga BB akan semakin murah seiring dengan banyaknya pengguna BB di masa mendatang.


Nah sementara itu. Mari kita lihat pendapat dari yang bukan BlackBerry user.
Ada Nindy Adhilah, salah seorang Smalane yang aktif di ekskul penghijauan. Menurutnya BB hanya tren sesaat toh teknologi masih akan terus berkembang. Soal kenapa Nindy memilih untuk tidak memakai BB, alasannya simpel, bentuknya yang besar dan BB terasa useless kalau tidak dipakai langganan, selain itu dia juga sudah langganan internet di rumah dan menurutnya sia-sia kalau tidak dipakai. Nindy juga mempunyai gambaran unik tentang BB. Menurutnya BB membuat yang dekat jadi jauh dan yang jauh jadi dekat. Maksudnya sekarang ini banyak sekali anak-anak remaja seumuran kita yang ketika lagi kumpul bareng teman-temannya malah asyik BBMan dengan orang lain yang ada di dunia maya. Padahal seharusnya mereka bisa menghargai orang-orang yang ada di sekitarnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar