Selasa, 15 Februari 2011

Timeless poem

*Drawn and colored by Wika

Ibuku pernah berkata
Dulu, orang-orang selalu.. membantu dengan gembira
Dengan senang hati dan... lapang dada

Hari ini kukatakan padamu
Orang-orang mungkin ada maunya dalam membantu
Entah itu uang atau perlakuan khusus darimu

Hidup Ibu dan aku sungguh berbeda
Meski se abad pun bukan jarak kita
Aku hanya membayangkan,
Entah apa yang akan dikatakan anakku di masa depan

Dua jalan, dua angin 
Kita tak mampu menentukan arah mereka
Tapi kita dapat menentukan tujuan bersama
Masa depan penuh persahabatan & senyuman
Atau... dunia penuh keegoisan

-Habiibati Bestari-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar